BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test banner SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI, SELAMAT MEMBACA SEMOGA BERMANFAAT

AKBP Willian Harbensyah Dorong Polisi Dekat dengan Masyarakat, Dugaan PETI Silukah Ditelusuri

POLRES SIJUNJUNG | Respons cepat Polri kembali terlihat di Kabupaten Sijunjung. Di bawah kepemimpinan Kapolres Sijunjung AKBP Willian Harbensyah, SIK, MH, informasi mengenai dugaan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang beredar melalui Instagram di Jorong Silukah, Nagari Durian Gadang, Kecamatan Sijunjung, langsung ditindaklanjuti dengan pengecekan ke lokasi.

Langkah tersebut menjadi bagian dari pelayanan Polri untuk masyarakat. Informasi yang berkembang di ruang publik tidak dibiarkan menjadi dugaan tanpa kepastian, melainkan diverifikasi langsung agar masyarakat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi sebenarnya di Jorong Silukah.

Pada Senin (7/9/2026), personel Satreskrim Polres Sijunjung bersama jajaran Polsek Sijunjung melaksanakan pengecekan di lokasi yang disebut dalam video. Kegiatan berlangsung mulai pukul 14.00 WIB hingga 17.00 WIB dengan tim dipimpin Kapolsek Sijunjung bersama personel Unit II Satreskrim.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah personel diterjunkan, di antaranya Aipda Iswahyudi, SH, Aipda Rezi Andika dan Bripka Sectio Andres, SH. Mereka melakukan penelusuran terhadap lokasi yang dikaitkan dengan dugaan aktivitas PETI sekaligus menggali informasi dari unsur masyarakat setempat.

Titik yang diperiksa berada di Jorong Silukah, Nagari Durian Gadang, Kecamatan Sijunjung, pada koordinat -0.578912, 101.078455. Petugas kemudian berkoordinasi dengan Kepala Jorong Silukah, Marsupi, untuk memperoleh keterangan mengenai kondisi dan aktivitas yang pernah berlangsung di kawasan tersebut.

Dari pengecekan langsung itu, petugas tidak menemukan aktivitas PETI ketika berada di lokasi. Fakta lapangan tersebut menjadi bahan laporan kepolisian dalam menyikapi video yang sebelumnya beredar di media sosial.

Kepada petugas, Kepala Jorong Silukah Marsupi menerangkan bahwa aktivitas penambangan yang terlihat sebagaimana informasi dalam video tersebut disebut terjadi sekitar dua tahun lalu. Keterangan itu kemudian dicatat sebagai bagian dari proses verifikasi untuk membedakan kondisi terdahulu dengan keadaan saat pengecekan dilakukan.

Kapolres Sijunjung AKBP Willian Harbensyah, SIK, MH, melalui Kasat Reskrim AKP Wildan Alkatsar Ananputra, menekankan pentingnya respons terhadap setiap informasi yang berkembang di tengah masyarakat. Bagi kepolisian, turun langsung ke lapangan merupakan cara untuk memastikan informasi tidak berhenti sebagai kabar di media sosial, tetapi diuji dengan kondisi faktual.

“Setelah dilakukan pengecekan langsung ke lokasi, tidak ditemukan aktivitas penambangan emas tanpa izin sebagaimana yang diberitakan dalam video tersebut. Berdasarkan keterangan Kepala Jorong, kegiatan di lokasi itu terjadi sekitar dua tahun lalu,” demikian keterangan Kasat Reskrim AKP Wildan.

Semangat Presisi dan Polri untuk masyarakat juga diwujudkan melalui langkah pencegahan. Polres Sijunjung akan mendorong Bhabinkamtibmas melalui fungsi Binmas untuk terus memberikan edukasi dan imbauan agar masyarakat tidak melakukan aktivitas pertambangan tanpa izin. Pemerintah daerah juga didorong memberikan pemahaman mengenai ketentuan serta proses perizinan di bidang pertambangan.

Respons AKBP Willian Harbensyah melalui jajaran Polres Sijunjung menunjukkan bahwa kedekatan polisi dengan masyarakat bukan hanya hadir ketika persoalan telah membesar. Setiap informasi tetap ditelusuri, fakta lapangan dikedepankan, dan pendekatan persuasif diperkuat agar keamanan, ketertiban serta kepentingan masyarakat di Jorong Silukah, Nagari Durian Gadang, tetap terjaga. Selama kegiatan berlangsung situasi aman dan terkendali.

Katim RMO Group | Wyndoee 

Posting Komentar

0 Komentar