IDI, ACEH TIMUR | Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Wilayah Kabupaten Aceh Timur, Rahmatsah Putra, S.Pd., M.S.M., akan menunjuk Pelaksana Harian (Plh) Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Simpang Ulim.
Langkah strategis ini diambil sebagai respons cepat untuk memastikan stabilitas dan kelancaran Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pasca-aksi demonstrasi yang dilakukan oleh para siswa di sekolah tersebut.
Penunjukan Plh ini dilakukan menyusul dinamika yang terjadi di lingkungan sekolah terkait kebijakan penebangan pohon tua yang memicu salah paham dan protes dari ratusan siswa.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Timur, Rahmatsah Putra, menyampaikan bahwa penunjukan pejabat sementara ini bertujuan untuk meredam tensi di lingkungan sekolah sekaligus memberikan ruang evaluasi yang objektif dan juga sambil menunggu proses pergantian Kepala sekolah yang defenitif nantinya.
"Fokus utama kami saat ini adalah menyelamatkan hak belajar para siswa. Kami ingin memastikan atmosfer belajar di SMAN 1 Simpang Ulim kembali kondusif, nyaman, dan berjalan normal seperti sedia kala. Oleh karena itu, per hari ini kami menunjuk Pelaksana Harian (Plh) untuk memimpin roda administrasi dan operasional sekolah," ujar Rahmatsah dalam keterangan resminya, Minggu (25/10/2026).
Sebelumnya, aksi protes siswa mencuat akibat adanya penebangan pohon di area sekolah. Pihak Cabdin Aceh Timur mengklarifikasi bahwa instruksi penataan lingkungan tersebut sebenarnya didasari oleh faktor keselamatan infrastruktur, mengingat akar pohon yang menua berpotensi merusak fondasi, memecahkan lantai kelas, serta menghambat normalisasi drainase penanggulangan banjir. Kendati demikian, Cabdin menyadari perlunya pendekatan komunikasi yang lebih persuasif kepada warga sekolah.
Selain menunjuk Plh, Kacabdin Aceh Timur berharap kepada jajaran dewan guru juga berkomitmen untuk segera melakukan dialog terbuka,untuk menampung seluruh aspirasi siswa.
Sebagai solusi jangka panjang atas dampak penebangan tersebut, pihak sekolah bersama Dinas Pendidikan juga direncanakan akan melakukan program penghijauan kembali (revegetasi) dengan menanam pohon baru yang lebih aman bagi keselamatan struktur bangunan sekolah.
Dinas Pendidikan mengimbau kepada seluruh siswa, wali murid, dan masyarakat untuk tetap tenang dan mendukung pemulihan aktivitas akademik di SMAN 1 Simpang Ulim demi masa depan generasi muda Aceh Timur.
TIM
0 Komentar