Peninjauan tersebut dilakukan Bupati Eka Putra menjelang rencana groundbreaking pembangunan Sekolah Rakyat yang dijadwalkan pada akhir September mendatang. Kehadiran langsung Bupati di lapangan menjadi bagian dari upaya memastikan kondisi lahan benar-benar siap sebelum tahapan pembangunan dimulai.
Bupati Eka Putra menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas dukungan keluarga besar Doni Oskaria yang telah dengan ikhlas menghibahkan lahan tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih dan Alhamdulillah kepada keluarga besar Bapak Doni Oskaria selaku Dirut PT Danantara yang telah ikhlas menghibahkan tanahnya kepada Pemkab Tanah Datar. Luasnya sekitar lebih kurang 23 hektare,” ujar Bupati Eka Putra saat meninjau lokasi.
Menurut Eka Putra, lahan hibah tersebut selanjutnya telah diserahkan untuk proses perencanaan kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Kementerian Sosial (Kemensos) sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.
“Lahan ini sudah kita serahkan ke perencanaan Kementerian PU dan Kemensos untuk lokasi Sekolah Rakyat dan itu sudah disetujui. Sekarang kita tinggal menunggu gambar dari Kementerian PU,” jelasnya.
Bupati Eka Putra mengatakan, proses persiapan terus dilakukan agar pembangunan dapat berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan. Salah satu tahapan penting saat ini adalah memastikan kondisi lapangan sesuai dengan kebutuhan pembangunan berdasarkan perencanaan teknis dari kementerian terkait.
Karena itu, menjelang pelaksanaan groundbreaking pada akhir September, Eka Putra memilih turun langsung melihat kondisi lahan. Pemeriksaan tersebut mencakup kondisi kawasan, kontur tanah, akses serta kesiapan lingkungan yang nantinya akan menjadi bagian dari kompleks Sekolah Rakyat.
Hibah lahan seluas kurang lebih 23 hektare dari keluarga besar Doni Oskaria menjadi dukungan penting bagi Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dalam menghadirkan fasilitas pendidikan melalui program Sekolah Rakyat. Lahan yang luas tersebut diharapkan mampu mendukung pembangunan sarana pendidikan yang representatif dan berkelanjutan.
Bagi masyarakat Nagari Tanjung Alam dan Tanah Datar secara umum, rencana pembangunan Sekolah Rakyat ini membawa harapan baru terhadap peningkatan akses dan kualitas layanan pendidikan. Kehadiran fasilitas tersebut nantinya diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan akses pendidikan yang lebih baik.
Bupati Eka Putra menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar akan terus mengawal seluruh proses persiapan bersama pemerintah pusat dan pihak terkait. Dengan dukungan hibah lahan dari keluarga besar Doni Oskaria, persetujuan lokasi, serta proses perencanaan yang sedang berjalan, Pemkab Tanah Datar kini menunggu gambar teknis dari Kementerian PU sebelum memasuki tahapan pembangunan.
Peninjauan langsung Bupati Eka Putra sekaligus memperlihatkan keseriusan pemerintah daerah memastikan program strategis tersebut tidak berhenti pada tahap perencanaan. Dengan target groundbreaking akhir September, seluruh persiapan terus dimatangkan agar pembangunan Sekolah Rakyat di atas lahan hibah 23 hektare keluarga besar Doni Oskaria di Nagari Tanjung Alam dapat segera diwujudkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Tanah Datar.
TIM

0 Komentar