BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test banner SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI, SELAMAT MEMBACA SEMOGA BERMANFAAT

Yaparudin MJ Soroti Banjir Bandang Tapan, Kondisi Hulu Batang Panadah dan Batang Tapan Perlu Dievaluasi

TAPAN, PESISIR SELATAN — Banjir bandang susulan melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan dan Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Air berwarna kecokelatan terlihat menggenangi kawasan permukiman pada malam hari, sebagaimana tergambar dalam foto dan video yang diterima redaksi. Banjir dilaporkan berasal dari aliran hulu Sungai Batang Panadah dan Sungai Batang Tapan.Dampak banjir dilaporkan terjadi di Nagari Binjai dan Nagari Kampung Tengah, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, serta Nagari Tapan, Kampung Serdang, dan Alang Rambah, Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan. Sejumlah rumah warga terendam, sementara arus kendaraan di jalur lintas Padang–Bengkulu dilaporkan mengalami kemacetan akibat kondisi banjir.

Rekaman visual memperlihatkan genangan air yang meluas hingga ke sekitar bangunan warga pada malam hari. Sementara itu, video lainnya memperlihatkan hamparan aliran air berwarna cokelat di kawasan terbuka, dengan pengambilan gambar dari dalam kendaraan. Kondisi tersebut menggambarkan besarnya aliran air yang perlu diwaspadai, meskipun kedalaman genangan dan luas keseluruhan wilayah terdampak masih memerlukan pendataan langsung.

Tokoh Tapan, Yaparudin MJ, menjadi salah satu pihak yang diharapkan menyuarakan kepentingan masyarakat terdampak. Penanganan darurat, keselamatan warga, dan bantuan bagi keluarga yang rumahnya terendam perlu menjadi prioritas agar masyarakat tidak menghadapi bencana ini sendirian.

“Yang paling penting saat ini adalah keselamatan masyarakat. Warga yang terdampak perlu mendapat perhatian dan bantuan, serta kepastian informasi mengenai kondisi banjir. Jangan sampai masyarakat merasa sendiri ketika menghadapi musibah,” demikian draf kutipan humanis untuk Yaparudin MJ yang perlu dikonfirmasi dan disetujui sebelum diterbitkan sebagai pernyataan langsung.

Peristiwa ini kembali menyoroti kondisi kawasan hulu Sungai Batang Panadah, termasuk Bukit Batarak Panadah, Nagari Limau Purut, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, serta kawasan Bukit Tapan yang berkaitan dengan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Dugaan aktivitas illegal logging dan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan hulu perlu ditelusuri oleh instansi berwenang. Namun, hubungan langsung aktivitas tersebut dengan banjir kali ini belum dapat dipastikan tanpa pemeriksaan dan kajian teknis.

“Bencana seperti ini harus menjadi perhatian bersama. Kita berharap pemerintah dan aparat terkait turun langsung memeriksa kondisi hulu sungai, mengevaluasi penyebab banjir, serta mengambil langkah nyata untuk melindungi warga dan menjaga kelestarian hutan. Keselamatan masyarakat harus menjadi kepentingan utama,” demikian draf kutipan kedua untuk Yaparudin MJ yang juga memerlukan konfirmasi sebelum dipublikasikan sebagai kutipan langsung.

Pemerintah daerah, BPBD, aparat penegak hukum, dan pengelola TNKS diharapkan segera melakukan peninjauan lapangan, mendata kerugian warga, memantau perkembangan debit sungai, serta menyelidiki dugaan pelanggaran lingkungan apabila ditemukan bukti. Pengguna jalan Padang–Bengkulu diimbau berhati-hati dan mengikuti arahan petugas. Bagi masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai, kewaspadaan perlu ditingkatkan apabila hujan kembali turun atau debit air naik. Keselamatan warga Tapan harus menjadi prioritas, disertai upaya serius mencegah bencana serupa terulang.

TIM

Posting Komentar

0 Komentar